Robby Rezkia Blog
Minggu, 23 Maret 2014
Job for a Cowboy is an American death metal band from Glendale, Arizona. Formed in 2003, the band's debut album Genesis was released in 2007, peaking at No. 54 on the US Billboard 200 and selling 13,000 copies in its first week of release. The second album, 2009's Ruination, sold 10,600 copies in the United States in its first week to debut at position No. 42 on the Billboard
200 chart. The band comprises vocalist Jonny Davy, guitarists Tony
Sannicandro and Al Glassman, and bassist Nick Schendzielos, with Davy
being the only remaining founding member.
Job for a Cowboy extensively promoted their EP, including three performances on the Sounds of the Underground tour.[3] By the end of the year, the band obtained professional management and signed a deal with Metal Blade Records,[3] who reissued Doom with a bonus track.[2] During the same year (2006), Arcurio left the band, and Bobby Thompson joined the group.[2] While Job for a Cowboy was writing material for their first full-length album, Sellers announced that he would be leaving the band to go back to school immediately after recording the album.[3] In search of a permanent drummer, the band then posted a bulletin on Blabbermouth.net,[4] which was seen by Jon "The Charn" Rice. He made a video of himself, posted it on YouTube, and sent the link to the band.[3] Soon after, Rice was incepted into the band.[5
Formation and Doom (2003–2006)
Job for a Cowboy was founded in Glendale, Arizona during December 2003[1] by vocalist Jonny Davy, guitarists Ravi Bhadriraju and Andrew Arcurio, bassist Chad Staples, and drummer Andy Rysdam while the band members were no older than 15 and 16.[2] In 2004, they created a MySpace profile, posted songs online, and immediately began to connect with several worldwide fans.[3] Later that year, Staples and Rysdam left Job for a Cowboy and were replaced by Brent Riggs and Elliott Sellers respectively as bassist and drummer.[2] Traffic to the band's MySpace profile increased exponentially in late 2005 when the band released their first EP, entitled Doom.[3] The EP attracted the attention of Arizona independent label King of the Monsters, who distributed the disc after an initial self-released pressing by the band.[2]Job for a Cowboy extensively promoted their EP, including three performances on the Sounds of the Underground tour.[3] By the end of the year, the band obtained professional management and signed a deal with Metal Blade Records,[3] who reissued Doom with a bonus track.[2] During the same year (2006), Arcurio left the band, and Bobby Thompson joined the group.[2] While Job for a Cowboy was writing material for their first full-length album, Sellers announced that he would be leaving the band to go back to school immediately after recording the album.[3] In search of a permanent drummer, the band then posted a bulletin on Blabbermouth.net,[4] which was seen by Jon "The Charn" Rice. He made a video of himself, posted it on YouTube, and sent the link to the band.[3] Soon after, Rice was incepted into the band.[5
Suffocation (sejarah)
Suffocation dibentuk pada tahun 1988 di Long Island, New
York, oleh vokalis Frank Mullen, bassist Josh Barohn, gitaris Guy Marchais dan
Todd Jerman, dan teman Barohn pada drum. Gitaris Terrance Hobbs dan Doug
Cerrito, bersama dengan drummer Mike Smith, mantan anggota dari 'Mortuary'
(band lokal yang dibubarkan pada saat itu), bergabung dengan Suffocation dan
menciptakan barisan baru dengan Mullen, Hobbs, Smith, Cerrito dan Barohn.
Suffocation dipengaruhi oleh band-band death metal Napalm
Death dan Sepultura. Album EP pertama Suffocation, 'Human Waste' dirilis
melalui Relapse Records pada tahun 1991. Dan pada tahun yang sama, Suffocation
juga merilis album pertamanya yang berjudul 'Effigy of the Forgotten', di
produseri oleh Scott Burns (Tampa's Morrisound Studios), yang juga di rilis
melalui Roadrunner Records. Album ini menjadi substansial sangat berpengaruh
dalam musik ekstrim metal.
Kemudian 'Breeding the Spawn', dirilis pada tahun 1993,
Smith meninggalkan band dan digantikan oleh Doug Bohn. Tahun 1995 'Pierced from
Within', yang menerima produksi yang
lebih baik daripada rilisan album sebelumnya, diikuti oleh tur yang luas di
Eropa, Kanada, Meksiko dan Amerika Serikat. 1998, mereka merilis album EP
'Despise the Sun' via Vulture Records. Dan pada tahun 2000/2002 EP ini di rilis
kembali oleh Relapse Records.
Mullen dan Hobbs mere-formasi pada tahun 2003 dengan Smith,
Marchais dan Derek Boyer (Dying Fetus and Decrepit Birth). Pada bulan April 2004, Relapse Records meriliskan 'Souls to
Deny'. Setelah band ini memainkan lebih
dari 400 pertunjukan di Amerika Serikat dan Eropa, termasuk 'Wacken Festival'
di Jerman. Suffocation merilis album self-titled mereka 'Suffocation' pada
tahun 2006. Pada tahun 2007, band ini tampil dalam promosi The History
Channel's untuk The Dark Ages dokumenter, memainkan lagu 'Bind, Torture, Kill'.
Pada tahun 2008, band ini menandatangani kontrak dengan Nuclear Blast Records
Jerman. dan merilis album terbaru mereka 'Blood Oath' pada tahun 2009. Album
ini menempati posisi nomor 135 dari US Billboard 200. Pada tahun 2009, Relapse
Records meriliskan album live 'Close of a Chapter : Live in Quebec City'. Bulan
Mei 2010 Suffocation tur dengan Napalm Death di Amerika Selatan dan Meksiko.
dan pada musim gugur tahun 2010, Suffocation memulai tur Amerika Utara bersama
The Faceless, Decrepit Birth & Fleshgod Apocalypse. Pada bulan Februari,
2012, Mike Smith meninggalkan band lagi, yang kemudian digantikan oleh Dave
Culross.
Suicide Silence adalah band Amerika Serikat bergenre Extreme Metal/Deathcore berasal dari kota Riverside, California. Band ini terdiri dari Mitch Lucker »» Vokalis, yang meninggal pada tanggal 01 November 2012 dalam sebuah kecelakaan sepeda motor pada usia 28 tahun, Chris Garza dan Mark Heylmun »» Gitaris, Alex Lopez »» Drumer, dan Daniel Kenny
»» Bassist. Di bentuk pada tahun 2002, mereka telah merilis tiga album
studio, satu EP dan tujuh musik video. Mereka telah mendulang banyak
pujian dan review yang menguntungkan karir mereka, bahkan selama tahun
2009 mereka di anugrahi Golden God Award dari majalah Revolver untuk “Best New Talent”
Pada saat di bentuk tahun 2002, Suicide Silence
hanyalah proyek sampingan bagi sebagian besar anggotanya waktu itu.
Band ini tampil di show lokal dengan formasi waktu itu adalah Chris Garza dan Rick Ash sebagai gitaris, Mike Bodkins sebagai pembetot Bass, Josh Goddard sebagai penggebuk drum serta dua vokalis Mitch Lucker dan Tanner Womack. Tidak begitu lama setelah penampilan pertama mereka, Womack
di pecat dari band dan mereka merilis demo pertama mereka tahun
berikutnya. Mereka merilis demo kedua pada tahun 2004. Seiring
berjalannya waktu, para anggota band ini mulai serius dengan band mereka
dan tidak menganggap sebagai proyek sampingan lagi. Bahkan mereka
berniat merilis demo ketiga dan terakhir pada tahun 2006 yang setelah
itu merilis sebuah EP yang berjudul Suicide Silence EP yang di rilis melalui perusahaan rekaman Third Degree Records dan kemudian di rilis ulang di Inggris melalui label Inggris Deep End Records. Drumer Josh Goddard hengkang dari band dan di gantikan posisi nya oleh Alex Lopez yang merupakan mantan gitaris dari band Blacheart Eulogy dan The Funeral Pyre sebelum dia bergabung dengan band ini.
Dua tahun kemudian mereka teken kontrak dengan Century Media dan merilis debut full length album pertama mereka The Cleansing. Album ini di Mix oleh Tue Madsen, di produseri oleh John Travis dan artwork nya oleh Dave McKean. Album ini menembus posisi nomor 94 di Billborad 200, terjual 7250 kopi pada minggu pertama rilisnya. Penjualan pada minggu itu di gabung kan dengan penjualan lain menjadikan The Cleansing album debut yang terjual paling banyak sepanjang sejarah Century Media. Dengan kesuksesan debut album mereka ini, Suicide Silence mendapat bagian untuk tampil di Mayhem Festival yang di langsungkan pada musim panas 2008. Kemudian, mereka melakukan tur bersama Parkway Drive dan Bury Your Dead setelah mengalami tur yang sukses sepanjang Amerika dengan band yang sama. Suicide Silence ikut tur ke Australia bersama Parkway Drive, A Day To Remember, dan The Acacia Strain pada pertengahan tahun 2008 dan selama masa itu mereka juga ikut tampil di Sweat Fest.
Pada titik ini mereka telah merengkuh para fans di seluruh dunia. Dan
ketika pulang kembali ke kampung halaman setelah menyelesaikan tur yang
melelahkan, mereka merilis single cover yang berjudul Green Monster.
Segera setelah tampil di Mayhem Festival pada
pertengahan musim panas 2008, di profil mySpace mereka di tulis bahwa
mereka akan menulis album baru. Yang sekaligus manjadi hal yang di
pastikan untuk muncul nya album full mereka yang kedua. Pada tanggal 26
Juni 2008, Mitch Lucker muncul di Headbangers Ball
blog podcast. Dalam wawancaranya, dia mengatakan bahwa album ini akan
di rekam melalui trek, sebagai kebalikan dari rekaman Live, seperti The Cleansing. Dia juga mengatakan “Album ini akan menyingkirkan The Cleansing“. Seorang produser bernama Machine di pilih band ini untuk menjadi produser album ini. Judul album ini di ungkapkan adalah No Time To Bleed.
Suicide Silence mulai merekam No Time To Bleed pada bulan Februari dengan di produseri oleh Machinei dan engineering oleh Will Putney. Selama tur Music As A Weapon dan Cleansing The Nation mereka mulai menampilkan lagu-lagu dari album No Time To Bleed, Your Creations, Lifted dan Wake Up. Berbulan- bulan sebelum di rilis nya album ini. Pada bulan April mereka menerima Golden God Award dari Revolver untuk “MOst Innovative Band” dan tampil di show award tersebut. Suicide Silence termasuk band yang tampil di tur Pedal To The MEtal pada tahun 2009, bersama band-band lain seperti Mudvayne, Statid-X, Bury Your Dead, Dope dan Black Label Society. Pada tahun yang sama mereka menerima Golden God Award mereka yang kedua.
Suicide Silence merilis No Time To Bleed pada tanggal 30 Juni 2009, melalui Century Media. Album ini mencapai puncak pada urutan ke 32 di Billboard 200, terjual 14 ribu kopi pada minggu pertama di Amerika serikat saja. Trek pembuka dari album ini Wake Up di rilis sebagai download digital, hanya EP termasuk lagu asli, penampilan Live lagu ini dan sebuah Remix yang di tangani oleh Shawn Crahan dari band Slipknot. Sebuah video musik juga di bikin untuk lagu ini dan tampil perdana di Fearnet.
Pada tahun 2011 Suicide Silence
mulai melakukan persiapan untuk album ketiga mereka di Big Bear,
California dengan seorang produser yang di pilih oleh band ini Steve Evetts.
Selama bulan Maret, mereka tampil di dua festival, California’s Metal
Fest dan seminggu kemudian di Nevada’s Extreme Thing, dan pada
penampilan di dua festival ini mereka memberikan onfirmasi bahwa album
ketiga ini akan di beri judul The Black Crown. Ketika di tanya oleh Kerrang! Lucker mengungkapkan bahwa tema lirik di album ini lebih kearah pengalaman pribadi seperti yang di album No Time To Bleed dari pada tema anti agama yang di angkat di album The Cleansing. Lucker menerangkan “Saya
masih memiliki kepercayaan dan pandangan yang sama, namun saya lebih
terbuka untuk hal lain. Pada titik ini di kehidupan saya, Saya tidak
melihat kebaikan dari membuat orang membenci Anda atas apa yang Anda
ucapkan, Album ini untuk semua orang.“
Even lain di harapkan pada musim panas, mereka termasuk formasi dari band-band yang akan tampil di acara ulang tahun ke empat Mayhem Festival lagi-lagi tampil di panggung extreme bersama grup metal lain seperti Machine Head, Trivium, dan All Shall Perish. Selama bulan Juli dan Agustus 2011. The Black Crown terjual 14.400 Keping pada minggu awal rilisnya di Amerika saja dan tembus di nomor 28 chart Billboard 200.
Suicide Silence mengusung aliran extreme Metal yang lebih di kenal dengan Deathcore, merupakan fusion dari Death Metal dan Metalcore. Mereka membawakan style ini karena dasar dari genre extreme metal lainnya seperti Black Metal,
Grindcore dan Mathcore. Unsur Mathcore ini bisa di lihat dari perubahan
kecepatan yang sering dan pewaktuan yang kompleks. Vokal nya Mitch Lucker pun berubah-ubah dari Death Growl dan High-Pitched Screamed Vocals yang di pakai di Black Metal.
Drum nya pun sangat cepat, yang jelas terpengaruh dari Grindcore.
Anggota band ini mengakui bahwa pengaruh musik mereka datang dari
band-band seperti Meshuggah, Sepultura, Cannibal Corpse, Suffocation, Necrophagist, Nile, Slipknot, Deftones dan Korn.
(BIOGRAFI ASKING ALEXANDRIA)
6 Juni 2011 pukul 14:39
Asking Alexandria merupakan sebuah band metalcore dari North Yorkshire, Inggris yang dibentuk pada tahun 2008.
Dibentuk ketika sang gitaris, Ben Bruce mengontak teman-teman lamanya yang kembali dari Dubai.
Anggota band :
Danny Worsnop - Lead vocals, keyboard (2008-sekarang)
Ben Bruce - Rhythm guitar, vocals, programming, synthesizer (2008-sekarang)
Cameron Liddell - Lead guitar (2008-sekarang)
Sam Bettley - Bass guitar (2009-sekarang)
James Cassells - drums (2009-sekarang)
Mantan anggota band :
Kaleb Carly - bass guitar (2008-2009)
Alex Delgadillo - synthesizer (2008)
Dillon Bradford - vocals (2008)
Kyle Coulon - drums (2008)
Drew Pollard - Guitar (2008)
Asking Alexandria berakar dari Dubai, Uni Emirat Arab, dimana sang gitaris Ben Bruce memulai karir bermusik di bawah band bernama Amongst Us.
Pada musim gugur 2003, Amongst Us menggabungkan melodi dan hardcore vocal dengan elemen musik yang lebih 'hardcore' dan lebih berat.
Seperti halnya band lain yang beranjak dewasa, beberapa anggota band nantinya akan meninggalkan Dubai. Dalam sebuah interview dengan Gulf News, Bruce menyatakan 'it was ridiculously hard to keep the band going because people come and go in Dubai'.
Dengan anggota dan materi baru, ada pemikiran untuk mengganti nama, dan End of Reason dipilih dan ditulis dengan EndofReason.
Dan setelah mempunyai nama baru, mereka merilis album EP : Tomorrow.Hope.Goodbye.
Dengan rilisnya album tersebut, mereka akhirnya meraih sukses di Inggris maupun Amerika Serikat.
Hal tersebut membuat mereka mengikat kontrak dengan Sonicwave International di USA dan Hangmans Joke Recording di UK.
Mereka juga menjadi band pembuka band-band seperti Boy Sets Fire, Pennywise, Jimmy Eat World, dsb. seiring kesuksesan mereka, di tahun 2007 mereka mengganti nama band mereka menjadi Asking Alexandria.
Pada 25 Juni 2007, Asking Alexandria merilis album The Irony of Your Perfection di bawah Hangmans Joke Records.
Kemudian mereka melakukan tour selama 9 bulan di UK dan juga beberapa negara seperti Jerman, Belanda, Perancis dan Swedia.
Dan nama Asking Alexandria hanya bertahan beberapa bulan sebelum akhirnya bubar.
Di tahun 2008, Bruce kembali ke Inggris dan meninggalkan band dan anggota lainnya.
Meskipun begitu, Bruce tidak mempunyai rencana untuk menggantungkan karir bermusiknya.
dan tidak lama setelah kepindahannya, dia memulai kembali dengan anggota baru dengan membawa nama Asking Alexandria.
Bruce menyatakan dalam MySpace-nya, bahwa dia yang menciptakan nama Asking Alexandria.
Oleh karena itu bagaimana pun dia tetap menyukai nama tersebut dan berencana untuk membuat proyek baru.
Ia juga menyatakan bahwa Asking Alexandria yang sekarang berbeda dengan Asking Alexandria sewaktu merilis The Irony of Your Perfection.
Baik dari style maupun anggotanya.
Mereka mengubah format band dari 6 orang menjadi 5 orang dengan keluarnya Ryan Binns.
Sam Bettley juga menggantikan Joe Lancaster pada Januari 2009.
Setelah menyelesaikan tahun 2008 dan Januari 2009 untuk 'mempromosikan' nama Asking Alexandria, mereka merekam debut album mereka pada 19 Mei dan 16 Juni di The Foundation Recordings Studio di Connersville, Indiana bersama produser Joey Sturgis.
Mereka mengumumkan behwa mereka bergabung dengan Sumerian Records setelah menyelesaikan proses rekaman mereka.
Dan album Stand up and scream dirilis pada 15 September 2009 dengan label baru mereka.
Mereka memfokuskan pada 2009 untuk meraih sukses di Amerika Serikat, seperti dengan melakukan tour bersama Enter Shikari, Alesana, the Bled, Evergreen Terrace, dsb.
Pada 22 Desember 2009, mereka menyatakan bahwa mereka akan segera menggarap album baru pada Januari 2010.
Mereka juga menyatakan bahwa mereka akan memulai rekaman pada September 2010 bersama Joey Sturgis.
Dalam sebuah interview bersama Shred News, mereka menyatakan bahwa album akan dirilis pada awal 2011 dan rencananya berisi 12 lagu.
Dibentuk ketika sang gitaris, Ben Bruce mengontak teman-teman lamanya yang kembali dari Dubai.
Anggota band :
Danny Worsnop - Lead vocals, keyboard (2008-sekarang)
Ben Bruce - Rhythm guitar, vocals, programming, synthesizer (2008-sekarang)
Cameron Liddell - Lead guitar (2008-sekarang)
Sam Bettley - Bass guitar (2009-sekarang)
James Cassells - drums (2009-sekarang)
Mantan anggota band :
Kaleb Carly - bass guitar (2008-2009)
Alex Delgadillo - synthesizer (2008)
Dillon Bradford - vocals (2008)
Kyle Coulon - drums (2008)
Drew Pollard - Guitar (2008)
Asking Alexandria berakar dari Dubai, Uni Emirat Arab, dimana sang gitaris Ben Bruce memulai karir bermusik di bawah band bernama Amongst Us.
Pada musim gugur 2003, Amongst Us menggabungkan melodi dan hardcore vocal dengan elemen musik yang lebih 'hardcore' dan lebih berat.
Seperti halnya band lain yang beranjak dewasa, beberapa anggota band nantinya akan meninggalkan Dubai. Dalam sebuah interview dengan Gulf News, Bruce menyatakan 'it was ridiculously hard to keep the band going because people come and go in Dubai'.
Dengan anggota dan materi baru, ada pemikiran untuk mengganti nama, dan End of Reason dipilih dan ditulis dengan EndofReason.
Dan setelah mempunyai nama baru, mereka merilis album EP : Tomorrow.Hope.Goodbye.
Dengan rilisnya album tersebut, mereka akhirnya meraih sukses di Inggris maupun Amerika Serikat.
Hal tersebut membuat mereka mengikat kontrak dengan Sonicwave International di USA dan Hangmans Joke Recording di UK.
Mereka juga menjadi band pembuka band-band seperti Boy Sets Fire, Pennywise, Jimmy Eat World, dsb. seiring kesuksesan mereka, di tahun 2007 mereka mengganti nama band mereka menjadi Asking Alexandria.
Pada 25 Juni 2007, Asking Alexandria merilis album The Irony of Your Perfection di bawah Hangmans Joke Records.
Kemudian mereka melakukan tour selama 9 bulan di UK dan juga beberapa negara seperti Jerman, Belanda, Perancis dan Swedia.
Dan nama Asking Alexandria hanya bertahan beberapa bulan sebelum akhirnya bubar.
Di tahun 2008, Bruce kembali ke Inggris dan meninggalkan band dan anggota lainnya.
Meskipun begitu, Bruce tidak mempunyai rencana untuk menggantungkan karir bermusiknya.
dan tidak lama setelah kepindahannya, dia memulai kembali dengan anggota baru dengan membawa nama Asking Alexandria.
Bruce menyatakan dalam MySpace-nya, bahwa dia yang menciptakan nama Asking Alexandria.
Oleh karena itu bagaimana pun dia tetap menyukai nama tersebut dan berencana untuk membuat proyek baru.
Ia juga menyatakan bahwa Asking Alexandria yang sekarang berbeda dengan Asking Alexandria sewaktu merilis The Irony of Your Perfection.
Baik dari style maupun anggotanya.
Mereka mengubah format band dari 6 orang menjadi 5 orang dengan keluarnya Ryan Binns.
Sam Bettley juga menggantikan Joe Lancaster pada Januari 2009.
Setelah menyelesaikan tahun 2008 dan Januari 2009 untuk 'mempromosikan' nama Asking Alexandria, mereka merekam debut album mereka pada 19 Mei dan 16 Juni di The Foundation Recordings Studio di Connersville, Indiana bersama produser Joey Sturgis.
Mereka mengumumkan behwa mereka bergabung dengan Sumerian Records setelah menyelesaikan proses rekaman mereka.
Dan album Stand up and scream dirilis pada 15 September 2009 dengan label baru mereka.
Mereka memfokuskan pada 2009 untuk meraih sukses di Amerika Serikat, seperti dengan melakukan tour bersama Enter Shikari, Alesana, the Bled, Evergreen Terrace, dsb.
Pada 22 Desember 2009, mereka menyatakan bahwa mereka akan segera menggarap album baru pada Januari 2010.
Mereka juga menyatakan bahwa mereka akan memulai rekaman pada September 2010 bersama Joey Sturgis.
Dalam sebuah interview bersama Shred News, mereka menyatakan bahwa album akan dirilis pada awal 2011 dan rencananya berisi 12 lagu.
Attila sang Hun (bahasa Islandia Atle, Atli; bahasa Jerman Etzel; sekitar 406–453) adalah raja Hun terakhir dan paling berkuasa di Eropa. Dia memerintah kekaisaran terbesar di Eropa masa itu, sejak tahun 434 Masehi hingga kematiannya. Kekaisarannya membentang dari Eropa Tengah ke Laut Hitam dan dari Sungai Danube ke Laut Baltik.
Semasa pemerintahannya dia merupakan musuh terbesar bagi Kekaisaran Romawi Timur dan Barat: dia menyerang Balkan sebanyak dua kali dan mengepung Konstantinopel dalam penyerangan kedua. Dia bergerak melalui Prancis hingga Orleans sebelum dipukul mundur dalam Pertempuran Chalons; dan dia mengusir maharaja barat Valentinian III dari ibukotanya di Ravenna pada tahun 452 Masehi.[rujukan?]
Walaupun kekaisarannya terkubur dengan kematiannya, dan dia tidak meninggalkan warisan apa pun, dia menjadi legenda dalam sejarah Eropa.[rujukan?] Di kebanyakan Eropa Barat, dia diperingati sebagai lambang (epitome) kerakusan dan kekejaman.[rujukan?] Beberapa sejarawan menonjolkannya sebagai raja agung yang bangsawan, dan dia memainkan peranan penting sebagai salah satu dalam tiga.Suku Huns Eropa kemungkinan berkembang dari Xiongnu (Xiōngnú), (匈奴) ke arah barat, kumpulan dari proto-Mongolian atau proto-Turki kaum pengembara dari timur laut Tiongkok dan Asia Tengah.[rujukan?] Mereka memiliki banyak tentara dan berhasil menumpaskan musuh mereka (kebanyakan bertamadun dan mempunyai kebudayaan tinggi) melalui kesediaan untuk bertempur, kemampuan bergerak cepat yang mengagumkan, dan memiliki senjata seperti busar Hun.
Pada tahun berikutnya, Attila dan Bleda bertemu dengan wakil kekaisaran Romawi di Margus (sekarang Požarevac) dan mereka duduk di atas kuda masing-masing sebagaimana adat suku Hun, dan akhirnya mereka berhasil mencapai kesepakatan. Pihak Romawi setuju untuk memulangkan kaum pelarian (yang merupakan bantuan diperlukan bagi menentang Vandals), tetapi juga menerima upeti 350 pound emas(sekitar. 114.5 kg), membuka pasar mereka kepada pedagang Hun, dan membayar tebusan 8 Shilling bagi setiap orang Romawi tahanan perang yang ada pada pihak Hun. Dengan tercapainya kesepakatan tersebut,suku Hun kemudian meninggalkan kekaisaran Romawi dan bergerak ketengah benua,kemungkinannya untuk memperkuat kekuasaan mereka. Theodosius menggunakan peluang ini bagi memperkuat dinding Constantinopel, dan memperkuat pertahanan perbatasan sepanjang Danube.
Kesepakatan dengan Kekaisaran Romawi ini cukup memuaskan pihak Hun, selanjutnya raja-raja Hun mundur ke wilayah kekaisaran mereka. Menurut Jordanes (menurut Priscus), tidak lama pada masa damai selepas mundurnya Hun dari daerah Byzantium (kemungkinannya sekitar 445), Bleda mmeninggal diketahui dibunuh oleh Attila, dan Attila menduduki takhta seorang diri.[rujukan?] Terdapat perdebatan dikalangan sejarawan mengenai apakah Attila membunuh saudaranya, atau apakah Bleda meninggal disebabkan hal lain. Dalam kasus lain, Attila sekarang merupakan ketua yang tidak diperdebatkan oleh suku Hun, dan sekali lagi memberi perhatiannya kepada bagian Timur kekaisarannya.
Semasa pemerintahannya dia merupakan musuh terbesar bagi Kekaisaran Romawi Timur dan Barat: dia menyerang Balkan sebanyak dua kali dan mengepung Konstantinopel dalam penyerangan kedua. Dia bergerak melalui Prancis hingga Orleans sebelum dipukul mundur dalam Pertempuran Chalons; dan dia mengusir maharaja barat Valentinian III dari ibukotanya di Ravenna pada tahun 452 Masehi.[rujukan?]
Walaupun kekaisarannya terkubur dengan kematiannya, dan dia tidak meninggalkan warisan apa pun, dia menjadi legenda dalam sejarah Eropa.[rujukan?] Di kebanyakan Eropa Barat, dia diperingati sebagai lambang (epitome) kerakusan dan kekejaman.[rujukan?] Beberapa sejarawan menonjolkannya sebagai raja agung yang bangsawan, dan dia memainkan peranan penting sebagai salah satu dalam tiga.Suku Huns Eropa kemungkinan berkembang dari Xiongnu (Xiōngnú), (匈奴) ke arah barat, kumpulan dari proto-Mongolian atau proto-Turki kaum pengembara dari timur laut Tiongkok dan Asia Tengah.[rujukan?] Mereka memiliki banyak tentara dan berhasil menumpaskan musuh mereka (kebanyakan bertamadun dan mempunyai kebudayaan tinggi) melalui kesediaan untuk bertempur, kemampuan bergerak cepat yang mengagumkan, dan memiliki senjata seperti busar Hun.
Pemimpin Bersama
Kekaisaran Hun meliputi padang-padang rumput Asia Tengah sampai ke Jerman sekarang ini, dan dari sungai Danube sampai Laut Baltik. Menjelang 432, Bangsa Hun bersatu di bawah Rua.[rujukan?] Pada tahun 434 Rua meninggal, mewariskan kekuasaannya pada Attila dan Bleda, putra dari saudara lelakinya Mundzuk untuk memimpin suku Hun. Ketika pengangkatan mereka, suku Hun sedang berunding dengan wakil Roma yaitu Theodosius II mengenai pemulangan beberapa suku yang mengungsi dan mencari perlindungan di kekaisaran Romawi Byzantine.[rujukan?]Pada tahun berikutnya, Attila dan Bleda bertemu dengan wakil kekaisaran Romawi di Margus (sekarang Požarevac) dan mereka duduk di atas kuda masing-masing sebagaimana adat suku Hun, dan akhirnya mereka berhasil mencapai kesepakatan. Pihak Romawi setuju untuk memulangkan kaum pelarian (yang merupakan bantuan diperlukan bagi menentang Vandals), tetapi juga menerima upeti 350 pound emas(sekitar. 114.5 kg), membuka pasar mereka kepada pedagang Hun, dan membayar tebusan 8 Shilling bagi setiap orang Romawi tahanan perang yang ada pada pihak Hun. Dengan tercapainya kesepakatan tersebut,suku Hun kemudian meninggalkan kekaisaran Romawi dan bergerak ketengah benua,kemungkinannya untuk memperkuat kekuasaan mereka. Theodosius menggunakan peluang ini bagi memperkuat dinding Constantinopel, dan memperkuat pertahanan perbatasan sepanjang Danube.
Kesepakatan dengan Kekaisaran Romawi ini cukup memuaskan pihak Hun, selanjutnya raja-raja Hun mundur ke wilayah kekaisaran mereka. Menurut Jordanes (menurut Priscus), tidak lama pada masa damai selepas mundurnya Hun dari daerah Byzantium (kemungkinannya sekitar 445), Bleda mmeninggal diketahui dibunuh oleh Attila, dan Attila menduduki takhta seorang diri.[rujukan?] Terdapat perdebatan dikalangan sejarawan mengenai apakah Attila membunuh saudaranya, atau apakah Bleda meninggal disebabkan hal lain. Dalam kasus lain, Attila sekarang merupakan ketua yang tidak diperdebatkan oleh suku Hun, dan sekali lagi memberi perhatiannya kepada bagian Timur kekaisarannya.
Langganan:
Komentar (Atom)




